• Gerbang
    • Berita Terbaru dari Semua Penjuru

    • Module title
      Pertanyaan Abang Sunarya Yang sebelah Bang Rano mau tanya, gimana caranya situs The GET Networks jadi bahasa Indonesia semuanya?
      Author: Abang Sunarya - Facebook - Twitter
      Serba Boleh Kiagus MZ Unlimited module positions, layout variation, comment system, CCK K2 enable... What's else do you want? Boleh juga tuh pasang iklan Portfolio 2011 di Berita Ekspres Pak!
      Author: Kiagus MZ - Facebook - Twitter
  • S|U|M|A|T|E|R|A

    • 62 Tahun Bengkulu Selatan

      Pernah menjadi kabupaten terluas di Provinsi Bengkulu, Bengkulu Selatan kini telah mekar menjadi tiga kabupaten. Sebagai kabupaten induk, bagaimanakah Bengkulu Selatan di masa depan?

  • J|A|W|A
  • B|A|L|I & N|U|S|R|A
  • K|A|L|I|M|A|N|T|A|N
  • S|U|L|A|W|E|S|I
  • M|A|L|U|K|U
  • P|A|P|U|A

Jum 22 09 2017

Sentuhan Akhir09:31:06 AM GMT

Back S|U|L|A|W|E|S|I Kawasan Terpilih Sulteng Longki Djanggola Segera Pimpin Sulawesi Tengah

Longki Djanggola Segera Pimpin Sulawesi Tengah

  • PDF

Keturunan Raja Palu akhirnya memerintah di lembaga pemerintahan modern. Inilah  kisah Gubernur Sulawesi Tengah Terpilih Longki Djanggola.

Yang Mulia Pangeran Drs Haji Longki Djanggola MSi memang sudah garis keturunannya berasal dari keluarga raja. Ia adalah putera Pangeran Yoto Djanggola, putera sulung Magau Djanggola, yang memerintah 1928-meninggal 1945. Seorang anak dari adik dari raja ini kemudian berkuasa untuk sementara waktu.

Ayah Magau Djanggola adalah Pangeran Lapariusi, anak sulung Magau Yojokodi Tomesiema, yang memerintah 1876-1906. Karena Pangeran Lapariusi sedang sakit pada waktu ayahnya meninggal, adiknya Parampasi menggantikan tempatnya.

Garis dinasti Magau Yojokodi dapat ditelusuri ke generasi yang lebih jauh. Kadang-kadang kerabatnya  memerintah untuk sementara waktu.

Tiga lembaga survei yang melakukan penghitungan cepat Pilkada Sulawesi Tengah hingga Rabu, 6 April 2011 pukul 20.00 Wita mengunggulkan pasangan Longki Djanggola-Sudarto. Hasil sementara penghitungan cepat versi Indonesia Development Engineering Consultent (ide-C) mencatat, Longki Djanggola-Sudarto unggul dengan meraih 147.427 suara (55 persen) dari 268.035 suara sah yang masuk.

Bupati Parigi Moutong itu jauh sebelumnya memang sudah diunggulkan banyak pihak di Sulteng. Longki yang juga Ketua Gerindra itu adalah tokoh muda dan memiliki kecerdasan memimpin serta mempunyai jaringan luas di pusat.

Longki juga dikenal populis. "Menurut saya, yang diperlukan cuma tekad dan keseriusan dari Pemerintah saja modal awalnya. Tekad untuk meningkatkan kesejahteraan petani kita, rakyat kita," kata dia.

Konsep populisnya itu direalisasikan dengan memberikan kemudahan akses kredit ke masyarakat miskin di Kabupaten Parigi Moutong. Kredit tersebut tanpa agunan. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong sejak 2006 telah mengagunkan dana ke bank sebesar Rp2,5 miliar yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Sejak kebijakan itu dikeluarkan, tercatat 1.180 orang yang mengajukan permohonan kredit dengan jumlah dana pinjaman bervariasi antara Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta.

"Kalau pemerintah mau serius, petani kita tidak susah mengakses kredit. Sekarang bank jangan berpikir petani tidak mau mengembalikan kredit. Padahal kalau diberi kemudahan, saya optimistis petani juga mau mengembalikan pinjamannya. Kita harus berani membuat terobosan baru untuk ekspansi APBD. Misalnya, dengan membiayai sektor ril dengan cara menjadi penjamin di bank," kata dia.

Pemilihan Gubernur Sulteng dilakukan serentak di 10 kabupaten dan 1 kota dengan jumlah 5.294 TPS. Sementara jumlah pemilih yang terdaftar mencapai 1.785.769 orang.

Urutan berikutnya ditempati Aminuddin Ponulele-Luciana Is Baculu yang meraih 35.609 suara (13,29 persen), Sahabuddin Mustapa-Faisal Mahmud meraih 33.629 suara (12,55 persen), Rendy Lamadjido-HB Paliudju meraih 29.325 suara (10,94 persen), dan Achmad Yahya-Ma’ruf Bantilan 22.045 suara (8,22 persen).

Sementara penghitungan cepat versi Script Survei Indonesia (SSI) mencatat pasangan Longki-Sudarto dengan mengumpulkan 102.815 suara (59,38 persen) dari 173.140 suara yang masuk. Adapun Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mencatat perolehan suara Longki-Sudarto 53,98 persen.

Menurut LSI, pasangan Longki-Sudarto unggul di tujuh kabupaten dan satu kota, Aminuddin-Luciana unggul di Kabupaten Buol dan Kabupaten Donggala, dan Rendy-Paliudju unggul di Kabupaten Poso dengan mengumpulkan suara sebanyak 35,05 persen.

Pemenang pilkada kelak akan menggantikan HB Paliudju-Achmad Yahya yang masa jabatannya telah berakhir pada 24 Maret 2011.