• Gerbang
    • Berita Terbaru dari Semua Penjuru

    • Module title
      Pertanyaan Abang Sunarya Yang sebelah Bang Rano mau tanya, gimana caranya situs The GET Networks jadi bahasa Indonesia semuanya?
      Author: Abang Sunarya - Facebook - Twitter
      Serba Boleh Kiagus MZ Unlimited module positions, layout variation, comment system, CCK K2 enable... What's else do you want? Boleh juga tuh pasang iklan Portfolio 2011 di Berita Ekspres Pak!
      Author: Kiagus MZ - Facebook - Twitter
  • S|U|M|A|T|E|R|A

    • 62 Tahun Bengkulu Selatan

      Pernah menjadi kabupaten terluas di Provinsi Bengkulu, Bengkulu Selatan kini telah mekar menjadi tiga kabupaten. Sebagai kabupaten induk, bagaimanakah Bengkulu Selatan di masa depan?

  • J|A|W|A
  • B|A|L|I & N|U|S|R|A
  • K|A|L|I|M|A|N|T|A|N
  • S|U|L|A|W|E|S|I
  • M|A|L|U|K|U
  • P|A|P|U|A

Sab 19 08 2017

Sentuhan Akhir09:31:06 AM GMT

Back J|A|W|A Kawasan Terpilih DKI Jaya Burhanuddin Mau Tutup Mini Market di Semanan

Burhanuddin Mau Tutup Mini Market di Semanan

  • PDF

Wali Kota Jakarta Barat Burhanudin mengancam segera menutup sebuah mini market yang berdiri sekitar 100 meter dari Pasar Hipli, Semanan, Kalideres. Minimarket yang baru sebulan beroperasi namun diduga melanggar Perda. Sesuai Perda No 2 tahun 2002 tentang Perpasaran Swasta, jarak minimal antara pasar modern dengan pasar tradisional harus 500 meter.

“Saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang gencarnya-gencarnya melakukan penataan untuk menertibkan keberadaan seluruh mini market. Koq di tengah kondisi tersebut bisa-bisanya mini market berdiri. Saya berjanji mini market itu akan ditutup,” kata Burhanuddin, di Jakarta, Minggu 15 Mei 2011.

Burhanuddin menegaskan, pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap mini market tersebut, karena itu penutupan akan dilakukan dalam minggu ini. Menurutnya, jika tidak dilakukan penutupan, akan berdampak buruk terhadap kelangsungan para pedagang di Pasar Hipli.

Wali Kota, sesuai dengan hasil rakorwil tingkat kota, pihaknya juga akan menutup tiga mini market lain yang memang diketahui tidak memiliki izin. “Pastinya tiga mini market dalam waktu dekat ini juga akan kami tutup. Tapi, soal lokasinya di mana saya belum bisa ungkapkan,” ujarnya.

Lurah Semanan, A Karim, mengaku tidak tahu kalau ada pembangunan mini market baru di wilayahnya. Ia juga mengaku terkejut, sebab saat ditanyakan izin kepada pengelola, justru pengelola telah mengantongi izin domisili yang ditandatangani lurah sebelumnya. “Jadi bukan saya yang memberi izin,” kilah dia.

Nah, kita lihat bagaimana ujung kisah mini market ini. Soalnya isu mini market melanggar izin sedang hangat di Jakarta.