• Gerbang
    • Berita Terbaru dari Semua Penjuru

    • Module title
      Pertanyaan Abang Sunarya Yang sebelah Bang Rano mau tanya, gimana caranya situs The GET Networks jadi bahasa Indonesia semuanya?
      Author: Abang Sunarya - Facebook - Twitter
      Serba Boleh Kiagus MZ Unlimited module positions, layout variation, comment system, CCK K2 enable... What's else do you want? Boleh juga tuh pasang iklan Portfolio 2011 di Berita Ekspres Pak!
      Author: Kiagus MZ - Facebook - Twitter
  • S|U|M|A|T|E|R|A

    • 62 Tahun Bengkulu Selatan

      Pernah menjadi kabupaten terluas di Provinsi Bengkulu, Bengkulu Selatan kini telah mekar menjadi tiga kabupaten. Sebagai kabupaten induk, bagaimanakah Bengkulu Selatan di masa depan?

  • J|A|W|A
  • B|A|L|I & N|U|S|R|A
  • K|A|L|I|M|A|N|T|A|N
  • S|U|L|A|W|E|S|I
  • M|A|L|U|K|U
  • P|A|P|U|A

Sab 19 08 2017

Sentuhan Akhir09:31:06 AM GMT

Back S|U|L|A|W|E|S|I Kawasan Terpilih Sulut Vicky Kendalikan PD, Sarundajang Balik ke Golkar?

Vicky Kendalikan PD, Sarundajang Balik ke Golkar?

  • PDF

Persaingan saat Musda DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara antara Dr SH Sarundajang (Gubernur Sulut) dan Dr GS Vicky Lumentut yang dimenangi Vicky (Wali Kota Manado), menimbulkan dilema dan suasana gamang di kalangan pejabat serta pengusaha setempat. Di sisi lain, Sarundajang kini disebut-sebut merapat ke kubu Golkar.

Biasanya iklan di media cetak, media online, dan televisi yang berisi ucapan selamat, baik dari instansi pemerintahan, maupun kalangan swasta luar biasa banyak, hanya untuk mengucapkan selamat kepada pemenang. Namun kali ini, iklan selamat bagi Vicky terasa kurang semarak.

”Eh ini Pak Vicky so menang amper nda ada iklan ucapan selamat terhadap beliau. Kiapa bagitu kang? Mar kita coba berpikiran positif dorang-dorang yang biasa jaga kase ucapan selamat, lagi abis doi, ”ujar James Saliim, warga Manado seakan bingung dengan situasi yang agak berbeda dari biasanya.

Pejabat Pemkot Manado baik kepala SKPD maupun Sekdakot Manado seakan enggan untuk beriklan ucapan selamat atas kemenangan sang Wali Kota Manado di arena suksesi Partai Demokrat Sulut. Begitu juga Pemprov Sulut, dan kabupaten/kota lainnya tak mengumbar iklan seperti biasanya.

Sedangkan Sarundajang juga figur berpengalaman di politik dan pemerintahan. Meski dalam beberapa acara sempat menunjukkan kartu anggota Golkar, pertama kali menjadi Gubernur Sulut, putra Kawangkoan ini mengendarai PDI Perjuangan. Begitu melenggang kali kedua sebagai Gubernur Sulut, SHS menaiki perahu Demokrat.

Namun, Sarundajang gagal mewujudkan impiannnya menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Sulut. Merasa tak nyaman takluk dari Dr GSV Lumentut, Wali Kota Manado,  di Musda Partai Demokrat Sulut, kabarnya SHS yang memang punya Kartu Anggota Golkar mulai ‘mesra’ dengan beberapa elite Golkar.

”Kalau SHS kembali ke Golkar saya kira wajar, karena sesungguhnya Pak Gub itu merupakan kader Golkar yang sempat di karyakan di PDI Perjuangan, dan Demokrat, ”ujar Ruddy Pantou, kader Partai Golkar Bumi Beringin.

Menurutnya, Golkar merupakan parpol yang fleksibel, yang menerima setiap kadernya yang rindu kembali ke rindangnya Beringin. ”Khan waktu pelantikan Pengurus Kosgoro 1957 Sulut, SHS kembali mengingatkan bahwa dia punya kartu Golkar, ”ujar Ruddy.

Tanda-tanda DPP Partai Demokrat kurang sreg dengan Sarundajang, kata Billy Johanis, Pemerhati Politik dan Kemasyarakatan Sulut, sudah terlihat menjelang Musda. Saat tiba di Manado, lanjutnya, Ketua Umum PD Anas Urbaningrum enggan naik di mobil yang disiapkan SHS, untuk menuju ke lokasi Musda.

"Waktu itu mobil SHS yang paling depan, tapi Anas lebih memilih naik mobil yang disiapkan kubu Vicky Lumentut. Jadi saya kira memang sejak awal SHS tak disukai petinggi Demokrat untuk pimpin PD Sulut, ”ujarnya.

Sebenarnya penolakan, dan beberapa hal yang terkesan memalukan bagi SHS, tidak akan terjadi, kata Billy, kalau Gubernur Sulut ini, tidak memaksakan diri untuk maju di Musda PD tersebut.

Ketua Forum Diskusi Pemuda Sulut (FDPS), Michael Mamangkey, mengatakan, ”Ada lagi beberapa parameter, dan indikasi yang bagi saya memperkuat asumsi bahwa Musda di (Hotel) Peninsula direstui DPP PD, dan memang mereka sudah menskenariokan Vicky (Wali Kota Manado), yang terpilih, ”ujarnya.

Menurut dia, kemungkinan besar Demokrat berhitung bahwa dari segi usia Vicky jauh lebih muda. ”Kemudian dengan baru sekali terpilih menjadi Wali Kota, berarti figur ini masih mempunyai target-target politik, dan figur yang begini dinilai paling pas memimpin Demokrat Sulut, ”tuturnya.

Soal kemampuan dalam memimpin pemerintahan kata Michael, tentu yang sudah lebih teruji adalah SHS, yang kala itu hanya mengantongi 3 suara, kalah telak dari Vicky yang sukses unggul dengan 11 suara. Namun, katanya, perhitungan PD Sulut bukan pada soal itu, melainkan faktor usia, dan faktor Vicky yang masih punya target politik.

”Kalau Pak SHS, tentu dengan segala hormat harus saya katakan sudah paripurna dalam karier baik sebagai birokrat maupun politisi, ”ujarnya.