• Gerbang
    • Berita Terbaru dari Semua Penjuru

    • Module title
      Pertanyaan Abang Sunarya Yang sebelah Bang Rano mau tanya, gimana caranya situs The GET Networks jadi bahasa Indonesia semuanya?
      Author: Abang Sunarya - Facebook - Twitter
      Serba Boleh Kiagus MZ Unlimited module positions, layout variation, comment system, CCK K2 enable... What's else do you want? Boleh juga tuh pasang iklan Portfolio 2011 di Berita Ekspres Pak!
      Author: Kiagus MZ - Facebook - Twitter
  • S|U|M|A|T|E|R|A

    • 62 Tahun Bengkulu Selatan

      Pernah menjadi kabupaten terluas di Provinsi Bengkulu, Bengkulu Selatan kini telah mekar menjadi tiga kabupaten. Sebagai kabupaten induk, bagaimanakah Bengkulu Selatan di masa depan?

  • J|A|W|A
  • B|A|L|I & N|U|S|R|A
  • K|A|L|I|M|A|N|T|A|N
  • S|U|L|A|W|E|S|I
  • M|A|L|U|K|U
  • P|A|P|U|A

Sel 27 06 2017

Sentuhan Akhir09:31:06 AM GMT

Keliru
  • Error loading feed data.
  • Error loading feed data.
  • Error loading feed data.
Back K|A|L|I|M|A|N|T|A|N Kawasan Terpilih Kalbar PLN dan Pertamina Payah, Kalbar Lirik Malaysia

PLN dan Pertamina Payah, Kalbar Lirik Malaysia

  • PDF
Cornelis

Karena Pertamina tak sanggup mencukupi permintaan  daerahnya, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis berniat membuka keran impor bahan bakar minyak dari Malaysia ke wilayahnya. Ia memberikan rekomendasi izin, yang nantinya diteruskan kepada Pertamina dan Menteri Pertambangan.

”Saya lagi siapkan rekomendasinya. Ada yang sudah mohon, sekarang sedang proses. Mudah-mudahan dua sampai tiga hari keluar rekomendasi. Saya keluarkan rekomendasi, yang keluarkan izin Pertamina pusat dan Menteri Pertambangan,” ujar Cornelis di Pontianak, Rabu, 12 Mei 2011.

Sebelumnya Cornelis juga mengungkapkan minatnya membeli listrik dari Malaysia dengan menarik jaringan kabel dari perbatasan. Soalnya PLN tak pernah sanggup memenuhi kebutuhan listrik provinsi yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia itu.

Menurut Cornelis, dengan masuknya minyak dari Malaysia sesuai dengan Sosek Malindo, Pertamina memiliki saingan. ”Sekarang tidak ada saingan. Jakarta saja bisa masuk. Tentunya kita di perbatasan lebih mudah,” ungkapnya.

Tidak ada alasan khusus yang menjadi latar belakang masuknya minyak dari Malaysia. Ia berharap dengan masuknya minyak dari Malaysia bisa mengatasi kelangkaan bahan bakar yang kerap terjadi di Kalbar. ”Terutama bagi mereka yang menggunakan alat-alat berat di perbatasan Sambas, Sanggau, Sintang, Sambas, dan Putussibau,” ujarnya.

Berkaitan dengan pencabutan subsidi, Cornelis menyatakan hal tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat. Hanya saja untuk kendaraan umum harusnya ada pengecualian. ”Saya juga menggunakan bahan bakar nonsubsidi. Semuanya (kepala daerah) juga sudah diimbau,” katanya.

Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pedagang Perbatasan Indonesia Kalbar, HR Thalib HS mengatakan rekomendasi yang diberikan Gubernur untuk perizinan impor bahan bakar bukan melihat untung dan rugi.

”Intinya Gubernur melihat bukan masalah untung dan rugi, tetapi melihat kepentingan pelaku usaha dan masyarakat. Kami selaku pelaku usaha, jika memungkinkan mengapa tidak?” kata Thalib.

Menurut Thalib, masuknya bahan bakar impor bukan berarti tidak menghargai produk lokal. Jika barang banyak tersedia di Kalbar, tidak perlu dilakukan impor. Seperti gula, jika banyak di Kalbar, masyarakat tidak membelinya dari Malaysia. Tetapi kenyataannya masyarakat membeli gula dari Malaysia karena tersedia dan harganya murah.

Selama ini, masyarakat perbatasan banyak membeli barang dari Tebedu. ”Daripada sembunyi-sembunyi, mengapa tidak ambil pajaknya. Jika Gubernur menyatakan setuju impor, berarti sudah melihat kepentingan masyarakat dan pelaku usaha,” katanya.

Desakan impor BBM dari Malaysia muncul saat suplai BBM Pertamina mengalami gangguan. Pengusaha Kalbar Setiawan Lim, mengatakan, Gubernur harus mengambil satu kebijakan untuk mengatasi permasalahan BBM yang terjadi di daerah ini.

Menurut dia, Kalbar sudah perlu mengimpor BBM dari Malaysia. “Artinya, difasilitasilah kalau ada investasi untuk buka SPBU, misalnya Shell seperti yang sudah ada di Jakarta,” kata Lim.

Begitu juga Kamar Dagang dan Industri Kalbar ketika ketiadaan stok bahan bakar pada Maret 2011. Ketua Kadin Kalbar Santyoso Tio serius mengupayakan untuk mengimpor BBM dari Malaysia. Tio mengungkapkan, bahwa sekarang ini sudah bebas untuk memasok minyak dari Malaysia, seperti yang sudah dilakukan oleh Jakarta.

“Pertamina tidak memonopoli lagi. Pemikiran kami, kalau kita untuk mengurangi beban kebutuhan, andaikata kalau kita bisa masukkan BBM dari Entikong, setidaknya untuk wilayah Kabupaten Landak, Sintang, Melawi, Sanggau bisa menutup kekurangan kelangkaan itu,” kata Tio.

Awal tahun ini Cornelis juga mengungkapkan niatnya membeli listrik dari Malaysi. Alasannya, jelas karena PLN tak sanggup memenuhi permintaan pasok listrik di sana.

Cornelis bilang listrik dari Malaysia untuk memenuhi kekurangan listrik di wilayah tersebut. "Kalau ketersediaan listrik sudah memadai, maka pembelian listrik Malaysia akan dihentikan," ujarnya.

Ia mengatakan, pembelian listrik dari Malaysia ini adalah masalah bisnis. Jika kita kekurangan listrik dan memiliki dana maka kita akan mengupayakan untuk memenuhi listrik dengan cara membeli listrik atau membangun pembangkit.

Jika Malaysia memeliki kelebihan listrik dan mereka ingin menjual maka kita akan membeli. Untuk itu harus kita sesuaikan berapa yang dibutuhkan dan berapa yang dijual Malaysia, dan anggaran untuk membeli listrik tersedia maka kita akan membeli.

Ia menambahkan, banyak investor yang ingin menanamkan modalnya di Kalbar tetapi terkendala karena listrik tidak tersedia. Oleh sebab kita akan mengupayakan agar kekurangan listrik untuk Kalbar ini dapat diatasi secepat mungkin.

Beberapa waktu yang lalu, pihak Aneka Tambang (Antam) berkeinginan membangun pabrik pengolahan bauksit menjadi aluminium di Kabupaten Landak. Namun masih terkendala karena listrik tidak memandai, karena listrik yang diperlukan untuk pabrik pengolahan bauksit jumlahnya cukup besar.

Jika dimungkinkan pembelian listrik ini akan dipercepat. Sebab yang lebih penting adalah listrik yang mau di beli itu ada dan dana unntuk membeli tenaga listrik juga tersedia.

 

Apa Kabar Bupati Kita

Apa Kabar Gubernur Kita

Apa Kabar Wali Kota Kita