• Gerbang
    • Berita Terbaru dari Semua Penjuru

  • S|U|M|A|T|E|R|A

    • 62 Tahun Bengkulu Selatan

      Pernah menjadi kabupaten terluas di Provinsi Bengkulu, Bengkulu Selatan kini telah mekar menjadi tiga kabupaten. Sebagai kabupaten induk, bagaimanakah Bengkulu Selatan di masa depan?

  • J|A|W|A
  • B|A|L|I & N|U|S|R|A
  • K|A|L|I|M|A|N|T|A|N
  • S|U|L|A|W|E|S|I
  • M|A|L|U|K|U
  • P|A|P|U|A

Sab 19 08 2017

Sentuhan Akhir09:31:06 AM GMT

Back K|A|L|I|M|A|N|T|A|N Kawasan Terpilih Kalteng Teras Ngunduh Mantu dengan 7.000 Tamu

Teras Ngunduh Mantu dengan 7.000 Tamu

  • PDF

Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang ngunduh mantu. Puteri Teras, Agnesya Munita Narang dipersunting oleh RM Valentinus Petrus Freddy Koernia Prabata Koesuma SE. Resepsi pernikahan kedua mempelai berlangsung megah pada Rabu, 25 Mei 2011, di Istana Isen Mulang (Pantang Menyerah) yang tak lain rumah dinas Gubernur.

Nesya adalah puteri pasangan Gubernur Kalteng Teras Narang dan Moenartining. Sedangkan Freddy merupakan putera pasangan Eddy Roesiyanto dan RAy CH Maryhuningsih. Baik mempelai maupun pasangan yang berbesanan tampak cerah menyambut tetamu di acara itu.

Tamu undangan yang hadir luar biasa banyaknya dan berasal dari berbagai kalangan. Tak kurang dari tujuh ribu orang menghadiri acara resepsi pernikahan di Isen Mulang malam itu. Belum lagi, ratusan karangan bunga ucapan selamat dengan berbagai bentuk dan ukuran tampak memenuhi halaman.

Sejumlah tamu jauh dan tergolong sangat penting (very very important persons) VVIP turut menyempatkan hadir. Antaranya Mantan Presiden yang juga Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang datang bersama puterinya Puan Maharani dan rombongan. Tampak pula mantan wakil presiden M Jusuf Kalla yang hadir bersama isteri. Juga ada Sri Sultan Hemengku Bowono X yang datang didampingi permaisuri GKR Hemas. Terlihat pula Ketua Nasional Demokrat Surya Paloh, serta tamu undangan lainnya.

Maka tak berlebihan jika acara ini merupakan pernikahan termegah yang pernah berlangsung di Kalteng. Ruang utama Istana Isen Mulang berubah fungsi menjadi panggung utama dan pelaminan kedua mempelai, serta sejumlah tempat duduk bagi kalangan tertentu yang diundang khusus.

Di tempat inilah kedua mempelai yang bersanding didampingi orang tua masing-masing menerima ucapan selamat dari tamu dan undangan. Seusai acara adat, sejumlah tamu super VVIP diberi kesempatan pertama dilanjutkan dengan foto bersama kedua mempelai.

Usai ucapan selamat, tamu undangan diarahkan menuju bagian belakang istana. Taman yang menghubungkan bangunan utama dengan bangunan kedua terbesar itu disulap menjadi ruang jamuan makan. Di bawah tenda raksasa itu terdapat satu panggung untuk hiburan.

Pada sisi kiri terdapat puluhan meja dengan ratusan kursi, lengkap dengan sajian dengan meja prasmanan. Tamu undangan yang ogah berdiri bisa menikmati hidangan pada sisi ini. Pintu keluarnya tersedia pada bagian kiri depan halaman istana.

Sedangkan sisi kanan, khusus untuk standing party. Pada bagian ini jumlah meja prasmanan tergolong lebih mendominasi. Pintu keluarnya ke arah depan bangunan kedua terbesar yang berada di belakang istana. Masing-masing pintu keluar tersedia konter tempat menukarkan kartu cindera mata.

Sebelumnya, pemberkatan nikah Nesya dan Freddy berlangsung di Gereja Saktik diawali acara siraman mempelai wanita pada Selasa, 24 Mei di Isen Mulang. Sedangkan siraman calon mempelai pria dilakukan di rumah jabatan Sekda Kalteng Jalan MH Thamrin dilanjutkan acara adat Jawa midodareni di Istana Isen Mulang. Pada Rabu pagi pukul 08.30 dilakukan acara adat panggih dan pukul 18.30 dilakukan upacara pemenuhan/pengukuhan perkawinan menurut hukum adat Dayak dilanjutkan resepsi perkawinan di Istana Isen Mulang.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Kalteng Drs Kardinal Tarung menjelaskan, pria yang mempersunting puteri sulung Teras Narang berasal dari Jawa Tengah, berprofesi sebagai pengusaha, dan berdomisili di Jakarta. “Beliau berasal dari keluarga ningrat. Perkenalan mereka sudah sejak lama terjadi,” katanya. Sedangkan Nesya kini berprofesi sebagai lawyer.

Saat ditanya biaya pelaksanaan pesta pernikahan, Kardinal belum berani menyebutkan secara rinci. Biaya pernikahan nantinya akan diumumkan secara resmi setelah kegiatan selesai. Hal itu, tambah Kardinal, sangat beralasan mengingat kadang-kadang ada pembelanjaan yang tidak terduga. “Kami usahakan untuk mendapatkan informasi sahih dan akurat untuk memenuhi keingintahuan masyarakat. Wedding organizer akan memberi laporan pertanggungjawaban secara tertulis pada akhir pesta kepada khalayak,” katanya.

Ribuan undangan disebarluaskan secara merata kepada semua tokoh nasional, lokal, dan masyarakat Kalteng. “Pada hari yang sama, Gubernur akan kedatangan tamu dari Papua Nugini,” katanya. Undangan yang hadir dari Jakarta dan kota besar lain tidak saja menggunakan pesawat regular, tetapi juga pesawat khusus atau carteran. “Tanggal 25 Mei 2011 itu ada yang datang dan pulang hari itu juga menggunakan pesawat,” katanya.

Sementara jasa boga didatangkan dari lokal dan Jakarta, terlebih dahulu mendapat pelatihan kilat dari pelaksana. Menu yang disajikan berupa makanan nasional yang memenuhi standar Indonesia. “Tidak ada makanan yang mengotak-kotakkan orang per orang,” katanya.

Bagaimana pengamanannya? Kapolres Palangka Raya AKBP Andreas Wayan melalui Wakapolres Kompol Muh Syururi mengatakan bahwa pengamanan berkoordinasi dengan instansi lain. “Polres Palangka Raya beserta seluruh jajaran dan instansi terkait melaksanakan tugas pengamanan kegiatan pernikahan puteri Gubernur Kalteng. Sekitar 485 personel dari Polres, Polda, Brimob, PLN, Dinas Kesehatan, Damkar, dan Dishub kita kerahkan untuk mengawal acara tersebut,” ujar Syururi.

Kapolres juga mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pengamanan sehari sebelum acara. “Kita melakukan pengamanan di tiga tempat, yakni Istana Isen Mulang, Gereja Sakatik, dan rumah jabatan Setda Provinsi,” lanjut Syururi.

Pengamanan yang cukup ketat itu, kata dia, dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Meski demikian, pihaknya berharap acara berjalan lancar dan keadaan tetap kondusif. Selain itu, pengamanan dilakukan mengingat nantinya sesuai undangan yang disebar akan banyak pejabat negara yang datang. “Kita melakukan pengamanan sejak tanggal 24–26 Mei mendatang. Menginggat ada sejumlah pejabat negara yang akan datang, kita akan melakukan pengamanan VVIP, VIP, dan pengamanan lain,” papar Syururi.

Nah, usai pesta, Teras Narang berniat segera melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Politisi PDI Perjuangan yang pernah duduk sebagai Ketua Komisi Hukum DPR itu akan melaporkan kado dan sumbangan resepsi pernikahan puterinya.

Ini untuk memastikan bahwa tidak ada sumbangan ataupun kado yang terkait dengan jabatan Teras sebagai Gubernur Kalteng.  "Prinsipnya kan saya tetap harus lapor karena aturannya begitu," ujarnya.